CERPEN SEDIH KISAH SEORANG MANTAN PREMAN YANG MENGHARUKAN,Karya Elliyas Zulkifli
Hello sobat sastra…
Jumpa lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz
Situs yang berisikan tentang konten sastra,salah
satunya cerpen. Kali ini saya akan menuliskan cerpen yang bertema tentang kisah seorang mantan preman. Semoga
cerpen ini ada manfa’atnya dan dapat
menghibur hati para pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah cerpen yang mewakili hati dan perasaan
para pembaca sekalian. Berikut cerpen
nya
Judul cerpen “AKU DIHUKUM WAKTU “
Karya,
Elliyas Zulkifli
“ ingat nak,dalam hidup jangan sampai
menanamkan sifat ini dalam diri kita. Yang pertama jangan pelit,jangan takabur
dan jangan sombong,buang jauh-jauh sifat itu,percayalah hidup akan tenang dan
nyaman serta kebahagiaan akan dapat kita
raih” pesan seorang bapak setengah baya di tengah obrolan kami di sore
menjelang senja itu.
Namanya Zulkarnain,akrab di panggil
Zul gilo. Sekarang beliau menikmati sisa hidup dengan caranya sendiri. Walau
harus jauh dari keluarga bahkan anak apalagi keluarga kandungnya pun sangat
tidak peduli. Cerita dan sejarah panjang di kisahkan,sehingga apa yang di
alaminya sekarang adalah sebuah hukuman dari sang waktu,sebab ketika masa mudanya
hidup dengan gaya yang penuh kemaksiyatan,bahkan dengan urusan uang yang di dapatkannya
pun sangat begitu mudah hanya dengan menunjukkan jemarinya bak seorang
raja,seketika saja uang datang.
Masa muda yang penuh foya-foya dan
hura-hura tercermin dari sekelumit kisah yang di ceritakan. Dengan bahasa
kehidupan hitam yang di alaminya,beliau harus sering berurusan dengan pihak
kepolisian,bahkan harus keluar negeri menuju beberapa negara,sebut saja sebagai
contoh negara Afrika,Singapura hingga sampai ke negeri paman sam Amerika
Serikat hanya sekedar mencari aman untuk menyelamatkan diri dari kejaran aparat
kepolisian. Yang begitu mengagetkannya lagi,keluarga bahkan istrinya pun tidak
mengetahui jenis pekerjaan apa yang dia lakoni. Yang keluarganya tau hanyalah
ketika datang kebutuhan ekonomi uang tersedia dan selalu beliau siapkan.
Dunia hitam membuat namanya semakin
besar dan di segani,bahkan setiap urusan dan permasalahan mudah di selesaikan
dengan hanya menyebut namanya saja. Kesombongan dan keangkuhan mulai
menyelimuti dirinya,sehngga pada suatu titik kehidupan,beliau harus menelan pil
pahit. Sebab harus menderita sakit diabetes sehingga membuat dua jari kaki
sebelah kanannya harus di amputasi agar luka pada kakinya tidak merembet pada
jari berikutnya.
Inilah fase kehidupan terburuk dan
membuat kehidupannya semakin terpuruk. Betapa tidak,penyakit yang di dera nya tak
kunjung sembuh bahkan istrinya pun mulai menjauh dari kehidupannya serta
ekonomi pun berantakan,berikut menyusul juga keluarga kandungnya . Dari tolak
peristiwa hidup inilah beliau mulai menyadari bahwa ia butuh Dzat yang Maha
Pengampun dalam kondisi seperti ini. Mulailah benaknya menyusuri demensi
kehidupan yang lain,jiwa nya mengkerucut untuk menuju kembali ke jalan yang di
ridhoi oleh-Nya. Konsistensi itu di wujudkan dalam bentuk nyata. Perubahan demi
perubahan mulai kelihatan secara nyata dalam kehidupannya. Kehidupannya semakin
dominan pada sisi religi,sholat lima waktu pun tak pernah di tinggalkannya.
“ Sebentar lagi azan,mari persiapkan
diri kita ke mushola untuk menunaikan sholat maghrib”ucap singkatnya. Senja
merayap,kelam mulai merambat menjemput malam. Senja menjadi saksi sebuah
percakapan penuh makna.
Sekian
Sastra Langit-85
Tags
cerpen singkat
cerpen mantan preman
kisah mantan preman
cerpen terbaik
kumpulan cerpen
cerpen kisah preman terbaru
cerita seorang mantan preman

keren cerpennya...sangat menyentuh...
ReplyDelete