CERPEN SELINGKUH "BENANG PUTUS" YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENANGIS Karya Elliyas Zulkili
Hello…
Jumpa
lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz
Situs
yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya cerpen. Kali ini saya akan menuliskan cerpen yang
bertema tentang perselingkuhan.
Semoga cerpen ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para
pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah cerpen yang mewakili hati dan perasaan
para pembaca sekalian. Berikut cerpen nya,
Judul cerpen
“BENANG PUTUS” Karya, Elliyas Zulkifli
“Bagaimana
mungkin aku bisa mempercayaimu lagi,sedang kesalahan yang pernah aku maafkan
dulu sering kali kau ulangi,dan sama sekali tak ada rasa bersalah nya bagi
mu,apa ini yang kau sebut dengan cinta? “ amarah Ratih terhadap Sandy,suami
yang sudah 20 tahun menemani nya dalam berumah tangga,namun akhir-akhir ini
rumah tangga mereka sedang di goncang badai karna hadirnya orang ketiga di
tengah-tengah mereka.
“Ratih..aku mengakui kalau aku salah,aku tau
kalau kamu pasti tak akan memaafkan kesalahan ku,tapi aku mohon kali ini,kali
ini saja…aku minta maaf,dan berjanji
untuk tidak mengulangi nya lagi. Aku akan lupakan wanita itu,dan berharap kita
bisa membangun rumah tangga yang harmonis lagi” rengek mengibanya Sandy
terhadap istrinya.
“Tidak,untuk kali ini tidak mas,aku sudah
putuskan untuk menyendiri tanpa mu lagi. Mari kita saling introfeksi dan
berfikir kembali. Untuk sementara ini aku akan tinggal di rumah ibu,anak aku
bawa hingga batas waktu yang aku tak tau sampai kapan.”
“Kok gitu Rat?...” Tanya terkejut nya Sandy
atas keputusan istrinya
“Tak ada alasan untuk dapat aku jelaskan
tentang keputusan ku ini mas. Ini sudah bulat. Aku ingin hidup tenang jauh dari
masalah. Aku sudah tidak sanggup lagi mas. Tolong hargai keputusan ku ini.
Beban yang ku derita ini cukup berat mas…sangat cukup berat” ucap Ratih sambil
menangis seraya mememeluk anak perempuan nya.
“Aku pamit mas…dan tak perlu dapat izin
darimu” Lanjut Ratih sambil menggandeng Maya anak perempuan nya untuk melangkah
keluar rumah menuju rumah orang tuanya. Tinggal lah Sandy sendirian di rumah
dengan hati sesak yang penuh sesal,sesalan dari apa yang telah di perbuatnya.
Namun apa daya,nasi sudah menjadi
bubur,jika sesuatu itu masih retak masih bisa di rekat namun kini semua hancur berantakan hingga
berkeping-keping. Apa yang di perbuatnya menimbulkan luka yang sangat teramat
dalam bagi istri dan anak nya. Ia kini hanya mampu menahan hingga waktu
menjawab akan seperti apa keadaan dan situasi berikutnya.
TAMAT
Sastra Langit-85
Tags
cerpen tema selingkuh
cerpen selingkuh
cerpen tentang selingkuh
cerita perselingkuhan
cerpen rumah tangga
Jadi baper nih bacanya....🥰🥰🥰
ReplyDeleteTerharu baca kisahnya....
ReplyDeleteduhhh...cerpen ny bikin baper mas...
ReplyDelete