Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PUISI UNTUK KEJARI (KEJAKSAAN NEGERI) KABUPATEN MERANGIN,PROVINSI JAMBI

 Hello…

Jumpa lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz

Situs yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya puisi.  Kali ini saya akan menuliskan puisi yang bertema tentang puisi unuk kejari merangin. Semoga puisi ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah puisi yang mewakili hati dan perasaan para pembaca sekalian. Berikut puisinya





PENGABDI NEGERI TAK KENAL TOLERANSI

Karya,Elliyas Zulkifli


 

Ditengah gempuran zaman serta carut marut yang dapat menumbangkan iman

Merekalah abdi negeri yang memegang teguh

Mecengkram erat sumpah bhakti dalam jiwa

Dan menelan idealisme menjadi darah daging

 

Ketika“mereka” datang berduyun-duyun

Meminta agar membenarkan yang tidak benar

Meminta agar memenangkan yang tidak menang

Meminta agar merubah hitam menjadi putih

Meminta agar merubah putih menjadi hitam

Dengan membawa karung goni berisi berlian dan sambil berbisik

“sudah lah pak...terima saja...anda senang saya pun senang.

Biarkan semua mengalir seperti sungai merangin,keruh tapi bermanfaat”

Tapi mereka sang Abdi negeri berteriak

“Lebih baik saya mati di bunuh dari pada harus menerima suap dari anda.

Bawa pergi harta anda,kami tak kenal toleransi”

 

Nyanyian yang sangat begitu merdu nya

Itu yang kami harap sebagai masyarakat Merangin

Hukum berjalan sesuai prosedur

Hukum tak mengenal kaya dan miskin...hitam dan putih

Hukum berdiri di atas hukum dan tak pandang bulu

Berjalan di atas amanah Rakyat


Mas Zul,Sastra Langit-85

 


Tag

Puisi kejaksaan Merangin

Puisi untuk kejaksaan Merangin

Sajak untuk kejaksaan Kabupaten Merangin

8 comments for "PUISI UNTUK KEJARI (KEJAKSAAN NEGERI) KABUPATEN MERANGIN,PROVINSI JAMBI"