PUISI TENGGELAM NYA KAPAL VAN DER WIJCK,PENUH CINTA DAN MENGHARUKAN
“SAJAK UNTUK
HAYATI”
Karya,Elliyas
Zulkifli
Kau bertanya
padaku...
Siapa...
Siapa yang lebih
kejam di antara kita berdua
Aku ingat sekali
hayati...
Senja di tepi
danau itu
Kau hantar kan
air matamu...kau iring kepergian ku
Dengan menggenggam
selendang putih sutera
Lalu kau kalung
kan di leher ku sambil kau bisikan kata
“ini adalah
azimat cinta kita berdua...”
Dan kau berjanji
Akan selalu menunggu
kedatangan ku berapa pun lama nya
Aku masih ingat
pula
Sa’at garang nya mereka
mengusir ku dari negeri batipuh
Aku hanya seorang
yang miskin
Hina..tak
bersuku..tak bertahta..dan tak berharta
Kau lihat hayati
Betapa tinggi nya
derajat adat mereka
Adat yang yang
tak lapuak dek hujan dan tak lakang dek paneh
Sehingga...
Kau berpaling
pada lelaki yang Berharta...bertahta...berketurunan beradat
Lalu hidup mu pun
bergelimangan harta bermandi kan emas permata
Katakan padaku
hayati..katakan..
Siapa yang lebih
kejam di antara kita berdua?
Katakan hayati......katakan....
Kau telah hancur
kan hati ku hayati...
Kau patah kan
pengharapan ku hayati...
Aku hampir mati
menanggung cinta...
Dan tak lama lagi
Akan kau lihat
jantung ini pun akan membusuk pula
Semua ini karna
keteguhan
Dan besar nya cinta
ku terhadap mu hayati.......
“Amarah engku zainuddin terhadap hayati”
Dalam Film
TENGGELAM NYA KAPAL VANDERWICK
Untuk pembaca yang ingin lihat versi video dari puisi di atas,silahkan klik video di bawah ini:
Mas Zul,Sastra
Langit-85
Tag
Puisi kapal
Vanderwick
Puisi cinta kapal
vanderwick
Puisi sedih
hayati
Puisi film kapal
vanderwick
Puisi tenggelam
nyankapal vanderwick
Bagus puisinya
ReplyDeleteSaya juga senng bngt nontn film nya...
Semangat berkarya mas...