Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cerpen yang penuh arti dan makna ,Filosofi padi

Hello…

Jumpa lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz

Situs yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya cerpen.  Kali ini saya akan menuliskan cerpen yang bertema tentang padi. Semoga cerpen ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah cerpen yang mewakili hati dan perasaan para pembaca sekalian. Berikut cerpen nya


FILOSOFI PADI

Karya,Elliyas Zulkifli



    Masih menatap hari yang angkuhnya dengan terik yang begitu menyengat kulit kepala,ku telusuri waktu penuh geram. Manusia-manusia sombong sepertinya sudah memenuhi lebih dari separuh bumi. Jalan berdebu dan sesekali daun kering terseret langkah kaki ku yang buta. Aku menyumpah waktu yang tak sekali memberi ku ruang untuk mengeja tabir tersembunyi. Pandang ku lalu tertuju pada sesuatu yang mengusik dan meresahkan ku. Dengan penuh penasaran aku dekati sebuah benda yang tertimbun tumpukan sampah. Rupanya onggokan kertas yang tersusun dalam tatanan buku. Buku itu kumal lusuh dan berebu,entah berapa kali kaki yang telah menginjak tak mempedulikan nya. Penulis nya,penerbit nya,dan di cetak tahun berapa pun tak ku temukan pada halaman nya,tetapi ada kalimat yang bisa aku baca terbata-bata,itu pun sembari ku kerutkan kening,namun dengan mata sedikit tajam agar bisa ku eja dari setiap aksara di dalam nya.

“ Untuk menjadi seorang bijak tidak harus sekolah tinggi-tinggi. Walau sebenarnya tak bisa di pungkiri bahwasanya pendidikan itu adalah sesuatau hal yang sangat penting. Selama orang tersebut berguna bagi kehidupan tidak perlu di permasalah kan. Lihat pada filosofi padi,logika nya harus di tanam di tanah yang di bajak,lunak serta berlimpah air. Tapi perhatikan pada padi ladang,dia bisa bertahan hidup di tanah yang gersang,panas serta kering kerontang. Sehingga sungguh diri nya bermanfa’at bagi perut yang lapar,dan juga..............................”

    Aku tak menemukan kelanjutan nya,karna buku itu terlalu kotor dan tercabik-cabik sehingga susah ku eja tulisan nya.

SEKIAN

(Mas Zul,Sastra Langit-85)

 

8 comments for "Cerpen yang penuh arti dan makna ,Filosofi padi"