Cerpen sedih tentang ibu
Hello…
Jumpa
lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz
Situs
yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya cerpen. Kali ini saya akan menuliskan cerpen yang
bertema tentang seorang ibu.
Semoga cerpen ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para
pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah cerpen yang mewakili hati dan perasaan
para pembaca sekalian. Berikut cerpen nya
HISTORY MU IBU...
Karya,Elliyas Zulkifli
Hujan semalam tiada enggan-enggan membasahi
seluruh lekuk tubuh bumi hingga tiada satu pun yang tak terjamah. Pagi hanya
menyisakan embun di ujung dedaunan sehingga memaksa mentari menerobos celah nya
yang begitu pekat lantas membatasi pandangan mata.
Wanita itu hanya memandangi pagi dari balik tirai kamar nya,sambil mengelus-elus rambut nya yang telah beruban serta melipati pakaian lusuh nya dengan aroma yang sedikit mengganggu hidung sehingga membuat fikiran nya jauh menerawang memahami tentang hidup.
"kalau di minta,aku pun tidak ingin memilih keadaan seperti ini karna ini situasi yang sangat membosan kan. Andai saja aku masih di berikan tinta takdir beserta kertas nya,akan ku tilskan cerita hidup yang lain. Ternyata hal nyata ada di depan mataku,bertahun hidup di antara bayang-bayang penyakit yang tak kunjung sembuh" bisik dalam hati nya.
Pembaringan itu lah yang menjadi saksi bahwa ada seorang manusia
hidup berjuang melawan penyakit di derita nya di sisa waktu yang di miliki nya.
Terkadang,air mata pun menetes sendiri nya membasahi selimut-selimut serta
sarung bantal kumal nya.
Puas
merenung,lalu tiba anak lelaki nya yang biasa nya mengangkat tubuh renta nya
untuk mandi.
Sekian
(Mas Zul,Sastra Langit-85)
Hiksss....
ReplyDeleteCerpen sungguh membuat merinding...
Suka banget bacanya...
Bagus
ReplyDeleteJadi ingat ibuku ..
ReplyDeleteIbu is the best
Mama is the best forever....
ReplyDeleteIbu adalah malaikat yang nyata,sayangi dan jaga dia selagi masih hidup. Jangan sampai menyesal kemudian.😢😢😢
ReplyDeleteMamaloveeeyouuuu
ReplyDeleteMbok'ke.... Elepiyu....
ReplyDeleteManteb cerpen nya
ReplyDeleteHikssss....ibuuuu...
ReplyDeleteIbu yang terbaik
ReplyDeleteSedih...
ReplyDeleteKeren cerpen nya
ReplyDeletepengen nangis.....
ReplyDeleteibuuu....aku rindu...
ReplyDelete