Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi tentang Politik

 Assalamualaikum...

    Dari berbagai jenis puisi yang ada,puisi tentang kehidupan masih menjadi dominan bagi kalangan penulis puisi,oleh sebab itu banyak sekali dalam pencarian di internet puisi yang bisa di jadikan referensi. Seperti yang di ulas dalam tulisan halaman yang lain di blog sastra langit-85 ,untuk dapat menghasilkan puisi yang bagus dan agar dapat di baca dengan indah oleh pembaca,maka si penulis minimal pernah berada situasi dan kondisi tersebut. Berikut adalah contoh puisi kehidupan tentang dunia politik yang bisa di jadikan referensi



PEDAGANG TAHTA DAN PEREMPUAN BERTEDUH DI BAWAH TERIK

Karya, Elliyas Zulkifli


Jalanan menyajikan pemandangan yang memuakkan

Terik memaksaku berpacu dengan debu

Bercengkrama dengan perkotaan yang sombong

Tak tau lagi mana peluh mana air hujan


Dari jauh

Kulihat perempuan itu berteduh di bawah teriknya hari

Dengan mata sayu nya yang menghadirkan rindu biru

Mencoba pula melawan panas

Sesekali lentik jemarinya mengelap peluh bercucur di kening nya


Setelah kerinduan tentang perempuan berteduh di bawah terik mentari usai

Aku melihat negeri ini melelang tahta

Dengan berbagai macam mahar

Dan panitia besar

Mengurus pendaftaran dan penerimaan bagi penganut korup

Perdagangan...di mulai...


    Walau dalam puisi di atas tidak terlalu menonjol kalimat politiknya,di sinilah letak bagaimana penulis puisi mengemas nya dengan diksi yang indah sehingga tidak menghilangkan makna politik itu sendii dalam puisi. Demikian ulasan singkat mengenai puisi kehidupan yang bercerita tentang politik. semoga dapat di jadikan referensi bagi penulis dan bermanfaat bagi kita semua. Amiinnnn...

Wassalam.........(mas zul,Sastra Langit-85)

4 comments for "Puisi tentang Politik"