5 puisi Karya terbaik Elliyas Zulkifli
Assalamu'alaikum....
Hello…
Jumpa
lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz
Situs
yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya puisi.
Teman-teman sekalian jika ingin belajar menulis puisi,berikut ada beberapa kumpulan puisi Karya Elliyas Zulkifli semoga bisa untuk di jadikan Referensi.
1. AKU DAN DEBU (Tahun 2015)
2. SAJADAH MENANGIS (Tahun2015)
3. SAJAK LAWAS (Tahun 2015)
4. BENIH PURNAMA KEHILANGAN BINAL (Tahun 2016)
5.BULAN BISU USAI (Tahun 2017)
AKU DAN DEBU
Aku lupa
Kalau aku pernah memahatkan cinta di sudut dadamu
Bahkan aku hampir lupa
bagaimana caraku waktu itu mengutarakannya
Biar itu sajak kusam
Sungguh semua tertata rapi
Ku ikhlaskan debu-debu menempel pada tiap pelataran
Karna ku yakin
Akulah debu itu
Yang senantiasa tenangkan pada tiap detik dalam lelap mu
Hingga kau bermimpi tentang cinta antara kau dan aku
yang bermukim di atas Tahta-Nya
SAJADAH MENANGIS
Aku membutuhkan tumpahan air dari seluruh samudra
Agar kuyup seluruh setiap inci jiwa ini
Aku membutuhkan seluruh cahaya
Walau sekerlip lintang redup
Agar tiada temaram jalanku menuju-Mu
Dan..................
Aku membutuhkan hukuman-Mu
Agar tertumpah terkuras seluruh genangan air mata
Pada bentangan sajadah bisu
SAJAK LAWAS
Aku seperti hampir melupakan
Bahwa malam itu amatlah dingin...pun terkadang getir
Seperti mencoba melemahkan ku
Menghantam gamping-gamping yang kokoh berdiri
Aku merapat di tepian karang hati
Berdiri menyaksikan
Dan sepertinya mulai ada yang mengusik bisu mimpiku
Mengusik biru haruku
Seperti tembang lawas...
Merdu kadang mengiris hati
BENIH PURNAMA KEHILANGAN BINAL
Malam ini purnama tak menawan
Guratan nya tak nampak binal
Bayang nya memburam
Seperti ada luka yang tak meng aksara
hingga sulit diterjemahkan dan tereja
Murung diam merenung sunyi
Mematungkan diri di belantara malam
Menyibak-nyibak mencari labuh
Seperti ada rindu yang memerih
Malam ini kerinduan-kerinduan memekik lantang
Tak lagi menggunakan etika...tak terbenteng sehelai benang pun
Dan kerinduan-kerinduan itu perlahan
Merasuk di kegelapan sepi hening
Membentak jiwa-jiwa pecundang
Memaki para perindu-perindu yang bodoh
Syair-syair lalu ku gantungkan pada langit
Biar terangsang gemintang
Lalu mencumbunya penuh hasrat...dan biar terkapar puas
BULAN BISU USAI
Terhimpun pun angin
Pasir di pantai dan debu dalam genggamku
Sesungguh nya tiada kemampuanku
Menghitung dosa dalam diri
Setidaknya bulan bisu sudah ku tuntaskan
Dan-Engkau rangkum dalam bingkai Ketetapan-Mu
Sekian teman-teman,semoga ada manfaat nya bagi kita semua,Amiiiin....
Wassalam
(Mas Zul,Sastra Langit-85)
Baik juga untuk referensi nih...
ReplyDeleteThank's.....
Bagus puisi nya... Walau aku krang memahami...
ReplyDeleteKata-kata nya bgus indah
Mantab puisi-puisi nya...💗
ReplyDeletekumpulan puisi yang indah
ReplyDelete