Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PUISI PERJUANGAN HIDUP YANG PENUH TANTANGAN DAN SEMANGAT (RUSLAN MISKUN) Karya Elliyas Zulkifli

 

Hello sobat sastra...

Jumpa lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz

Situs yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya puisi.  Kali ini saya akan menuliskan puisi yang bertema tentang perjuangan. Semoga puisi ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah puisi yang mewakili hati dan perasaan para pembaca sekalian. Berikut puisi nya

 

“PERJUANGAN SANG ALI BAKRI”

Karya, Elliyas Zulkifli

 


Nafasmu adalah darah suci yang berhamburan

Nadimu adalah denyut perjuangan tanpa batas waktu

Langkahmu adalah derap-derap keadilan

Yang terus berteriak dalam sunyi

Yang terus memekik dalam keheningan

 

Darahmu adalah tangis dan jerit suara sang papah

Yang terus mengalir menelusuri tiap urat kehidupan

Mencari makna-makna yang tersembunyi

Hingga terkuaklah tabir-tabir yang di anggap tabu

Lalu mencuat menjadi bentuk keharmonisan tanpa kasta

 

Waktu bagimu adalah sisa untuk pengabdian

Untuk bermuara pada senyum di bibir-bibir tua

Serta canda pada anak yang tak berbapak

 

Waktu bagimu adalah sisa yang begitu singkat

Hingga seakan tak cukup untuk menuangkan isi angan

Yang penuh keinginan dan nafsu kedamaian

Kedamaian yang mengisi relung jiwa-jiwa hampa

 

Langit adalah tempatmu mengepak sayap

Laut adalah tempatmu melarungkan birahi

Dan negeri tempatmu mengabdikan diri

Diri yang dalam penuh kepasrahan jiwa

Menuju puncak-puncak cinta Illahi


Bagi pembaca budiman,jika ingin mendengar puisi di atas saat dibacakan,silahkan klik dan tonton video di bawah ini. semoga terhibur dan bermanfa'at bagi kita semua. Ammin...



 

Sastra Langit-85


Tags

puisi tentang perjuangan

puisi tentang kehidupan

puisi singkat perjuangan

sajak perjuangan

puisi elliyas zulkifli

renungan puisi kehidupan

puisi tentang ujian hidup

puisi pahitnya hidup

Post a Comment for "PUISI PERJUANGAN HIDUP YANG PENUH TANTANGAN DAN SEMANGAT (RUSLAN MISKUN) Karya Elliyas Zulkifli"