Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PUISI TENTANG KOPI DAN AIR MATA YANG BIKIN BAPER,Karya Elliyas Zulkifli

 

Hello sobat sastra...

Jumpa lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz

Situs yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya puisi.  Kali ini saya akan menuliskan puisi yang bertema tentang kopi dan air mata. Semoga puisi ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah puisi yang mewakili hati dan perasaan para pembaca sekalian. Berikut puisi nya

 

“SEGELAS KOPI YANG KURANG AJAR”

Karya, Elliyas Zulkifli

 


Di perempat malam yang semakin sunyi ini

Aku bersandar pada sudut waktu

Segelas kopi menjadi sahabat setia

Seketika…

Bayangmu hadir menawarkan kerinduan

Menyusup pada setiap tegukkan kopi yang ku minum

 

Mungkin terlalu cengeng bagi seorang lelaki

Yang bersedia untuk meneteskan air mata

Dan menangis tersedu sebab dari hati yang bergejolak

Merasakan hati yang di landa kerinduan

 

Aku sadar dengan mu hanyalah masa lalu yang tak perlu lagi di kenang

Tetapi,jiwaku tak mampu memungkiri

Kisah dengan mu adalah begitu indah

Dan sukar aku melupakannya entah sampai kapan

 

Aku sungguh tersiksa waktu

Dan malam ini

Segelas kopi dengan kurang ajarnya

Menghadirkan kembali kenangan sa’at beramamu dulu

Semua begitu jelas terpampang dalam lamunku

Ini yang membuat ku menangis dan meneteskan air mata

Semakin aku menepisnya semakin saja semua menyiksaku

Akh…aku sungguh terkapar dan luka oleh masa laluku

 

Sedang malam terus kian sunyi

Meninggalkan hiruk pikuk kebisingan kehidupan

Aku masih termangu dengan segelas kopi ku

Dan kami terus berbincang tanpa batas

 

“benar-benar jahat kamu wahai kopi”

Berkali-kali gumam ku…

 

Sastra Langit-85


Tags

puisi airmata kopi

puisi kopi dan cinta

puisi kopi dan rindu

puisi elliyas zulkifli

puisi kopi malam

puisi kopi senja

puisi kopi hitam

puisi kopi dan hujan

2 comments for "PUISI TENTANG KOPI DAN AIR MATA YANG BIKIN BAPER,Karya Elliyas Zulkifli"

  1. puisi terbaru nya bagus banget...
    kata-katanya gak ribet dan mudah di fahami...
    terus berkarya mas....

    ReplyDelete
  2. keren puisinya,seperti saya mengalaminya...

    ReplyDelete