Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MANTAN MENTERI PENDIDIKAN INDONESIA YAHYA A MUHAIMIN MENINGGAL - Puisi Karya Elliyas Zulkifli

 Hello sobat sastra

Jumpa lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz

Situs yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya puisi.  Kali ini saya akan menuliskan puisi yang bertema tentang Prof.Dr. Yahya A Muhaimin,beliau merupakan salah satu putra terbaik bangsa,yang pernah menjadi menteri pendidikan Semoga puisi ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah puisi yang mewakili hati dan perasaan para pembaca sekalian. Berikut puisinya

 

SELAMAT JALAN GURUKU

Karya,  Elliyas Zulkifli

 

Senjamu telah usai

Pemilikmu lebih menyayangimu

Memanggil dengan penuh cinta dan keharuan

 

Engkau tinggalkan petuah-petuah untuk negeri ini

Engkau relakan separuh dari hidupmu

Untuk mengabdi pada negeri

Turut mencerdaskan kehidupan anak negeri

 

Dunia pendidikan berkabung

 Di setiap media,berita beberapa hari yang lalu

Bumi pertiwi menangis

Putra terbaik bangsa pulang menuju alam keabadian

Alam di mana semua di perhitungkan

 

Selamat jalan bapak…

Do’a kami akan selau terlantun

Do’a kami akan selalu terpanjat di Arsy

Berharap,engkau pulang dengan cukup bekal

Sehiingga,engkau tempati singasana-singasana permadani

Lalu tidurmu pun pulas,Istirahatmu tenang,

 

Lelaplah di seindah-indahnya tempat

Lelaplah di pembaringan abadi

Biarlah…

Ilmu mu terus abadi di muka bumi ini

Memberikan secercah sinar terang

Untuk ibu pertiwi,untuk negeri ini


Sastra Langit-85

Bagi pembaca sekalian,jika ingin melihat puisi di atas saat di bacakan,silahkan klik dan tonton video di bawah ini,terimakasih...




Tags

puisi untuk bapak yahya muhaimin

sajak untuk bapak yahya muhainin

mantan menteri pendidikan meninggal

puisi sedih untuk yahya muhaimin

yahya a muhaimin

yahya muhaimin

puisi untuk mantan menteri pendidikan indonesia



Post a Comment for "MANTAN MENTERI PENDIDIKAN INDONESIA YAHYA A MUHAIMIN MENINGGAL - Puisi Karya Elliyas Zulkifli"