Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PUISI UNTUK IBU DARI ANAK YANG AKAN MENIKAH,SEDIH MEMBUAT TERHARU

 Hello…

Jumpa lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz

Situs yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya puisi.  Kali ini saya akan menuliskan puisi yang bertema tentang ibu. Semoga puisi ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah puisi yang mewakili hati dan perasaan para pembaca sekalian. Berikut puisinya



ANTARA AKU,ENGKAU DAN PETUAH MU

Oleh Elliyas Zulkifli

 



“Ibu...

Usia ku sudah beranjak

Aku segera ingin melepas kan masa lajang ku

Aku ingin menikmati rumah tangga bersama orang yang ku cintai

Membina bahtera bahagia

Menikmati sisa waktu yang di berikan Tuhan”

 

Ucap ku parau di hadapan nya

Air mata itu menitik

Mulai membasahi keriput pipinya

Tatap matanya sayu

Menyimpan pendaman rahasia yang tak terungkap oleh mu

Bibirnya bergetar...nafas nya tak teratur

Lalu tangan dingin nya menggenggam tangan ku

 

“Membina rumah tangga itu begitu berat anak ku

Engkau akan menjadi nahkoda dalam sebuah perahu

Gelombang ombak itu begitu kuat

Bisa saja menghantap perahu mu dari segala sisi dan penjuru

Engkau harus kuat...

Engkau harus tegar

Menjadi seorang laki-laki itu jangan lemah

Sebab engkau sedang beribadah pada Tuhan”

 

Suara nya terbata-bata

Genggaman tangan nya mulai rapuh

Perlahan cengkraman itu lepas

Sementara wajah nya terus mengisyarat kan makna

Makna dari ribuan makna

 

Di biarkan nya kepalaku rebah di di pangkuan nya

Dengan terus mengusap rambut ku

“ibu yakin...

Engkau sangat lah cukup bekal untuk perjalanan itu”


    Bagi pembaca yang budiman,jika ingin puisi di atas dalam versi video saat di baca,silahkan klik dan tonton video di bawah ini,semoga terhibur:




 

Mas Zul,Sastra Langit-85


Tag

Puisi sedih untuk ibu

Puisi kasih sayang ibu

Puisi ibu 4 bait

puisi ibu sedih

Puisi do'a seorang ibu

Puisi cinta ibu kepada anak




Post a Comment for "PUISI UNTUK IBU DARI ANAK YANG AKAN MENIKAH,SEDIH MEMBUAT TERHARU"