Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PUISI SEDIH PEMULUNG TUA YANG MEMBUAT HATI TERHARU DAN MENANGIS

 Hello…

Jumpa lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz

Situs yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya puisi.  Kali ini saya akan menuliskan puisi yang bertema tentang seorang pemulung. Semoga puisi ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah puisi yang mewakili hati dan perasaan para pembaca sekalian. Berikut puisinya


"DI TENGAH TERIK MATAHARI"

Oleh,Elliyas Zulkifli




Tak perduli orang memandang sebelah mata

Yang dia tau,hari ini dapat uang untuk membeli beras

Pulang kerumah dan makan bersama keluarga

Tak lebih dari itu


Di tengah panas dan sangat menyengat kulit

Di jalanan yang berbatu dan berdebu

Dengan kaki tak bersandal

Keranjang di gantung di pundak

Berharap banyak yang bisa di pungut

Ditempat sampah dengan aroma menusuk hidung

Ditempat sisa pembakaran dengan arang-arang hitam

Yang mengotori sekujur tubuh hingga hitam legam

Peluh yang tak henti mengucur

Tetap berburu rezki untuk dapat bertahan hidup


Matahari kian meninggi

Haus dan dahaga serta lapar mulai menyerang

Di rebah kan tubuh letihnya di emperan toko

Di bukanya sebuah bingksan kecil

Nasi dan sebuah telur yang hitam

Karna tak ada minyak baru yang di pakai

Maka itu lah karya istrinya pagi ini yang luar biasa


Setelah perutnya terasa nyaman

Sambil menikmati sisa tenaga yang tersisa

Sayup suara Adzan berkumandang

Bergegas ia bangkit dan membersihkan tubuhnya

Segera menuju Masjid memenuhi seruan Muadzin

Mengadukan perihal hidup kepada Tuhan

Mencari keberkahan dan di lapangkan rezki


Mas Zul,Sastra Langit-85



Tag

Puisi sedih pemulung

Puisi pemulung tua

Puisi sedih seorang pemulung

Puisi tema pemulung

Post a Comment for "PUISI SEDIH PEMULUNG TUA YANG MEMBUAT HATI TERHARU DAN MENANGIS"