Puisi lahirnya Pancasila
Assalamualaikum..
Hello…
Jumpa
lagi dengan website https://www.sastralangit.xyz
Situs
yang berisikan tentang konten sastra,salah satunya puisi. Kali ini saya akan menuliskan puisi yang
bertema tentang lahirnya pancasila.
Semoga puisi ini ada manfa’atnya dan dapat menghibur hati para
pembaca,syukur-syukur ini adalah sebuah puisi yang mewakili hati dan perasaan
para pembaca sekalian.
Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Kelahiran Pancasila.Tanggal 1 Juni selalu diperingati sebagai hari lahir Pancasila, dasar negara yang menjadi pemersatu dari Sabang sampai Merauke. Pada tahun 1970, pemerintah orde baru melalui Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib) pernah melarang peringatan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila. Sejak masa pemerintahan orde baru, sejarah tentang rumusan-rumusan awal Pancasila didasarkan pada penelusuran sejarah oleh Nugroho Notosusanto melalui buku Naskah Proklamasi jang Otentik dan Rumusan Pancasila jang Otentik. Setelah reformasi 1998, muncul banyak gugatan tentang hari lahir Pancasila yang sebenarnya. Setidaknya ada tiga tanggal yang berkaitan dengan hari lahir Pancasila, yaitu tanggal 1 Juni 1945, tanggal 22 Juni 1945 dan tanggal 18 Agustus 1945. Dan akhirnya tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila. Karena pada tanggal tersebut kata Pancasila pertama kali diucapkan oleh Bung Karno di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), yang saat itu belum diangkat menjadi Presiden.
Berikut contoh puisi lahirnya pancasila,
"TENTANG PERJUANGAN"
Karya ,Elliyas Zulkifli
Kau dengan gagah mengitari jagad raya
Dari sabang sampai merauke nusantara tercinta
Kau lahir dari ceceran darah yang tertumpah
Dari perjuangan yang penuh gelora
Dari penderitaan yang berbuah kemerdekaan
Hari ini semua hening dan sunyi
Mengingat sejarah perjuangan para pejuang
Tiada letusan meriam
Tiada dentuman senjata
Semua khusuk khidmat dalam hening nya cipta
Larut dalam barisan-barisan yang penuh semangat
Mengingat kembali tentang berapa nyawa yang telah berkorban
Hari ini
Semua kepala tertunduk malu
Semua jiwa terbungkam
Hanyut dalam hiruk-pikuk tentang perjuangan
Tentang lahirnya sejarah besar
Semoga bermanfaat
Wassalam,
SASTRA LANGIT-85
Bagi pembaca yang budiman,jika ingin melihat puisi di atas dalam bentuk video nya,silahkan klik video di bawah ini:
Puisi untuk menumbuhkan rasa nasionalis
ReplyDeletePuisi yang penuh edukasi,semangat berkarya...
ReplyDeletePUISI NASIONALIS
ReplyDelete